MUVI-Consulting

Kamis, 27 November 2008

KARAKTER PEMIMPIN

Apakah yang harus diketahui semua orang tentang karakter
1. Karakter adalah lebih dari sekedar perkataan.


Siapapun dapat mengatakan bahwa ia berintegritas, namun perbuatannyalah yang mengindikasikan karakternya yang sesungguhnya.

KARAKAKTER ANDA MENENTUKAN SIAPA ANDA SESUNGGUHNYA.
SIAPA ANDA SESUNGGUHNYA MENENTUKAN APA YANG ANDA LIHAT.
APA YANG ANDA LIHAT MENENTUKAN APA YANG ANDA PERBUAT.

Itulah sebabnya mengapa Anda tak pernah dapat memisahkan karakter seorang pemimpin dari semua perbuatannya. Jika semua perbuatan seorang pemimpin terus bertentangan dengan niat-niatnya, maka periksalah karakternya untuk mengetahui mengapa demikian.

2. Karakter adalah pilihan
Kita tidak dapat mengendalikan banyak hal dalam hidup ini. Kita tidak memilih orangtua kita. Kita tidak dapat memilih lokasi atau keadaan kelahiran kita serta di mana kita dibesarkan. Kita tidak dapat meilih talenta-talenta kita. Namun kita dapat memilih karakter kita. Malah, kita menciptakan karakter kita setiap kali kita membuat berbagai pilihan - menghadapi atau menghindari suatu situasi sulit, mengkondisikan kebenaran atau teguh mendukungnya. Sementara Anda menjalani hidup Anda dan membuat pilihan-pilihan hari ini, Anda terus menciptakan karakter Anda.

3. Karakter membawakan sukses yang langgeng dengan orang lain
Kepemimpinan sejati selalu melibatkan orang lain.

4. Seorang pemimpin tak dapat melampau keterbatasan karakternya
Pernahkah sahabat-sahabat melihat orang-orang yang bertalenta tinggi tiba-tiba jatuh ketika mencapai tingkat sukses tertentu? Kunci dari gejala ini adalah karakter, salah satunya.

Steven Berglas, seorang psikolog di Harvard Medical School serta penulis buku The Success Syndrome, mengatakan bahwa orang yang mencapai ktinggian namun tidak memiliki dasar karakter yang kuat untuk menunjangnya melalui stress pasti akan mengalamai bencana. Ia percaya bahwa mereka pasti memperlihatkan salah satu atau lebih dari gejala berikut ini: kecongkakan, perasaan sendirian yang menyakitkan, suka cari gara-gara atau perselingkuhan.
Masing-masing gejala ini adalah harga yang harus dibayar mahal dari lemahnya karakter. Bersambung
Cetak Halaman Ini++1